Like Us On Facebook/BlogLivaKara

Loading . . .


Home » , » Hikmah Hukum Cambuk dan Rajam Bagi Pezina Ditinjau dari Medis

Hikmah Hukum Cambuk dan Rajam Bagi Pezina Ditinjau dari Medis

Written By Norman Enkabara on Selasa, 28 Agustus 2012

Iklan Baris Lowongan Kerja Malang
Binggung mencari lowongan kerja di daerah malang? Langsung saja kunjungi disini
www.lowongankerja87.weebly.com
Pasang Iklan Baris
Pasang iklan baris Murah dan menyediakan layanan pemasangan iklan banner.
www.LivaKara.com
Di dalam badan manusia, terdapat satu sistem pertahanan badan yang disebut sistem imuniti. Sel yang paling berperan di dalam menghasilkan sistem pertahanan badan adalah sel darah putih. Ada B Limfosit yang berkaitan dengan Imuniti Humoral atau T Limfosit yang berperan sebagai penghasil imuniti perbaikan sel. Apabila virus AIDS menyerang manusia, sistem pertahanan akan dimusnahkan dengan cara virus itu meletakkan dirinya di permukaan T4 Limfosit bagi meggalakkan fungsi T4 sehingga manusia mengalami kelumpuhan sistem pertahanan badan AIDS

Bagi pelaku zina yang belum menikah, mereka mempunyai antibodi T4 Limfosit yang kuat dan masih bertenaga. Jika sekiranya pelaku zina itu sudah dihinggapi HIV selepas perzinaannya, T4 Limfosit akan diserang oleh HIV AIDS yang akan menyebabkan sel-sel T4 Limfositnya musnah sehingga menyebabkannya mati. Sel-sel sum-sum tulangnya tidak dapat lagi menghasilkan sel-sel T4 yang baru dengan jumlah yang banyak karena sebagian dari sel darah putih itu berukuran menjadi benih manusia. Badan akan lemah dan sindrom kurang daya tahan penyakit akan menyerang.

 Pesakit jenis ini mempunyai kemungkinan untuk disembuhkan. Tetapi dengan syarat: Ia harus dicambuk dan badannya harus mengalami kerusakan sel yang banyak sehingga akan menggalakkan sum-sum tulang mengeluarkan antibodi yang baru. Cara terbaik adalah dengan mencambuk di bagian tulang belakang manusia di kawasan antara bawah tengkuk dan di atas pinggang di bagian belakang tubuh badan manusia dengan sebatan yang akan merangsang penghasilan semula antibodi T4 yang baru dan pesakit tersebut bisa sembuh dari AIDS selepas antibodi sel-sel T4 Limfosit menjadi dua kali lipat jumlahnya daripada jumlah virus AIDS, sehingga ia akan dapat memusnahkan virus AIDS dan manusia selamat dari penyakit AIDS.

Jika pelaku zina tersebut telah menikah, apabila dihinggapi virus AIDS sel-sel T4 mereka telah lemah berbanding dengan sel-sel T4 mereka yang belum menikah. Kelemahan ini disebabkan oleh sum-sum tulang yang kurang menghasilkan antibodi karena fungsinya lebih banyak ditumpahkan ke arah menghasilkan sperma-sperma baru. Pelaku zina jenis ini tidak dapat diselamatkan dari virus AIDS dan rajam sampai mati merupakan penyelesaian terbaik bagi menghindari berjangkitnya dan penyebaran penyakit disamping memberikan pelajaran yang menyebabkan orang lain takut untuk melakukan kesalahan yang sama.
Share this article :
Comments
0 Comments
Follow Us On Twitter @LivaKara

Daftar Isi

    Memuat...
     
    Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
    Copyright © 2013. LivaKara - All Rights Reserved